Ansor Rembang Deklarasi Virtual Satgas Anti Politik Uang

REMBANG, ansorrembang.id  – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang melakukan deklarasi anti-politik uang di Gedung YKM NU, Sawahan, Rembang, Rabu (28/10/2020).

 

Deklarasi sekaligus apel virtual satuan tugas anti-politik uang ini dilakukan antara lain untuk merawat cita-cita demokrasi di antaranya partisipasi masyarakat dan persamaan hak. Selain itu, juga untuk menjaga tingkat mutu demokrasi yang belakangan ini terus digempur oleh praktek politik uang.

 

Apel diikuti oleh 50 orang sesuai protokol kesehatan untuk pertemuan di dalam ruangan, sedangkan apel virtual diikuti oleh anggota dan kader Gerakan Pemuda Ansor.

 

Tampak hadir, di antaranya Pjs Bupati Rembang Imam Masykur, Wakapolres Rembang Komisaris Tamlikan, dan Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto. Kemudian, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Rembang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, dan organisasi kepemudaan seperti Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah.

 

Inspektur apel yang Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Mujiburrohman mengatakan, beberapa survei mengetengahkan tingkat penerimaan politik uang yang masih tinggi.

 

“Karena tingkat penerimaan politik uang masih tinggi, maka Gerakan Pemuda Ansor melakukan upaya agar politik uang bisa ditekan, sehingga mutu demokrasi terjaga,” katanya.

 

Pejabat sementara Bupati Rembang Imam Masykur menyatakan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda Ansor dan Nahdlatul Ulama. “Apel virtual dan deklarasi anti-politik uang yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda Ansor ini kita apresiasi.

 

Setidaknya ini meringankan beban Bawaslu karena terbatas jumlahnya,” katanya. Wakapolres Rembang Komisaris Tamlikan pun mengapresiasi deklarasi dan satuan tugas anti-politik uang yang digelar oleh GP Ansor, sebagai upaya untuk membangun demokrasi positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *