Abdul Aziz Pimpin Ansor Rembang Kota Menuju Organisasi Berkemaslahatan

REMBANG, ansorrembang.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Rembang menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Ahad (1/11) di Ruang Aula Madin Miftahul Huda desa Waru.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang GP Ansor, MWC NU Kecamatan Rembang dan Badan Otonom dibawahnya, juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Rembang, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan lainnya di Kecamatan Rembang.

Adapun untuk peserta Konferancab ada 21 peserta, mereka merupakan Unsur Pimpinan Ranting GP Ansor di wilayah Kecamatan Rembang

Ketua Panitia Penyelenggara, Nasikun mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi laporan perjalanan PAC GP Ansor Kecamatan Rembang masa khidmah 2018-2020 dan juga bertujuan untuk merumuskan pokok-pokok program dan kebijakan organisasi yang akan ditempuh PAC GP Ansor Kecamatan Rembang kedepan, selain itu juga untuk memilih pengurus baru PAC GP Ansor Kecamatan Rembang Masa Khidmah 2020-2022″ katanya.

Dia menjelaskan, sebagai upaya untuk meningkatkan kontribusi terhadap berlangsungnya proses pembangunan, maka konsolidasi internal organisasi dan semangat kebersamaan persaudaraan dalam tubuh GP Ansor perlu terus dikembangkan.

Menurutnya dengan konferancab ini akan memberikan dampak positif berupa konsolidasi internal dan kontribusi riil baik berupa pemikiran maupun materil terhadap kepentingan masyarakat.

Nadhif Shidqi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Rembang pada saat memberikan sambutan mengatakan ada tiga hal yang menjadi tanggung jawab kader GP Ansor, yakni Islam Ahlusunnah Waljama’ah Annahdliyah, Tanggung jawab terhadap Indonesia, dan Tanggung jawab terhadap Nahdlatul Ulama.

“Siap tidak siap, kita akan menerima estafet kepemimpinan guru kita, kiai kita, yakni keilmuan dan kealiman” katanya.

Dia menjelaskan, sebagai kader NU, khususnya GP Ansor diharapkan menguasai metode keilmuan yang telah diwariskan oleh para Ulama NU, seperti Nahwu, Shorof, Fiqh dan kitab-kitab lainnya. Selain itu Kader NU juga diharapkan mencerminkan kealiman para Ulama NU, seperti dalam berpenampilan, tutur kata dan tingkah laku lainnya.

“Hari ini kita masih dapat bertanya kepada kiai kita, namun kedepan masyarakat akan bertanya kepada kita” katanya.

Untuk itu pihaknya berharap kader GP Ansor untuk tetap mengaji kepada para Ulama NU melalui kegiatan Rijalul Ansor. 

Kader GP Ansor juga diharapkan untuk tetap mengadakan pengkaderan untuk menyiapkan estafet kepemimpinan kedepan.

Selain mengaji dan mengkader, GP Ansor juga diharapkan untuk Makaryo sebagai wujud nyata penguatan ekonomi di tubuh GP Ansor.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Rembang, Kiai Taslim memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, menurutnya dengan terselenggaranya Konferancab PAC GP Ansor Kecamatan Rembang tepat waktu menunjukan tingkat kesehatan organisasi.

“Saya berharap siapapun yang menjadi pengurus nantinya diniati untuk berkhidmah, karena Ansor adalah masa depan NU.

Adapun untuk Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Rembang masa khidmah 2020-2022 yang terpilih secara aklamasi yakni Sahabat Abdul Aziz pada kepengurusan masa khidmah dulu menjabat sebagai Bendahara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *